Selasa, 09 Maret 2021

Cara Sederhana Mengatasi CorelDraw 2019 Unable To Load VGCore Error Code : 126

 











Cara Mengatasi CorelDraw 2019 Unable To Load VGCore – Siapa yang tidak tahu dengan CorelDraw. CorelDraw adalah aplikasi andalan bagi mereka yang bekerja di bidang desain grafis. Dengan CorelDraw pengguna komputer dapat membuat desain jenis vector dengan sangat mudah. CorelDraw dapat menghasilkan karya-karya desain yang sangat menakjubkan seperti logo, brosur, banner, undangan, dan masih banyak lagi.

Terdapat beberapa masalah ketika akan membuka program CorelDraw. Umumnya masalah-masalah tersebut bisa terjadi karena kesalahan ketika install CorelDraw pertama kali atau mungkin karena kurang mendukungnya fitur komputer. Dari sekian banyaknya masalah ketika membuka CorelDraw adalah, terjadinya error sehingga CorelDraw tidak bisa dibuka. Contohnya seperti error dengan munculnya kotak dialog berisi Unable To Load VGCore dengn Error Code : 126.

Untuk mengatasi masalah tersebut, sebetulnya Kamu tidak perlu menginstall ulang CorelDraw. Dengan sedikit melakukan beberapa hal yang akan saya bahas disini maka nanti permasalahn tersebut dapat diatas.

Cara Mengatasi CorelDraw 2019 Unable To Load VGCore

Seperti berikut tampilan Error CorelDraw Unable To Load VGCore :

Cara Mengatasi CorelDraw 2019 Unable To Load VGCore 02

Ketika muncul error tersebut maka sama sekali CorelDraw tidak bisa dibuka. Kamu tidak perlu bingung dan pusing! Disini saya akan menjelaskan bagaimana cara mengatasinya. Hal ini berdasarkan pengalaman saya pribadi.

Penyebab Error Code 126 di Program CorelDraw

Pada umumnya penyebab utama terjadinya error code 126 adalah karena grapich card driver komputer Kamu bermasalah. Kemudian penyebab lainnya adalah komputer Kamu sama sekali tidak mendukung untuk menggunakan program CorelDraw.

Penyebab pertama bisa kita atasi dengan menginstall driver, namun yang repot adalah penyebab kedua. Untuk penyebab kedua Kamu meski upgrade hardware atau sparepart komputer yang dibutuhkan CorelDraw.

Update Anti Virus dan Update OS Windows

Solusi pertama yang dapat Kamu lakukan adalah dengan melakukan update Anti Virus dan OS Windows. Jika komputer sedang keadaan terinfeksi virus, maka kemungkinan bisa menyebabkan beberapa kesalahan runtime. Hal ini dapat mengakibatkan CorelDraw tidak bisa dibuka dengan menampilkan pesan Unable To Load VGCore. Kamu segera mencegah dan mengkarantina atau hapus virus yang ada di komputer dengan Anti Virus. Gunakan Anti Virus uptodate yang senantiasa Kamu update setiap saat. Lakukan scan full komputer Kamu dengan Anti Virus

Kamu juga meski update Windows dan senantiasa selalu menggunakan security patch terbaru. Untuk mengupdate Windows, Kamu bisa melakukannya secara otomatis dan tentunya komputer harus sudah terhubung dengan internet.

Install Runtime C++ Redistributable x64 dan x86 Khusus Windows

Solusi selanjutnya adalah coba Kamu install Runtime C++ Redistributable. Silakan sesuaikan dengan Type OS Windows yang Kamu gunakan apakah menggunakan x64 atau x86! Untuk mendapatkan paket C++ Redistributable, Kamu bisa klik tombol download di baeah ini!

Download VC Redist


Selesai download, silakan ekstrak filenya dan install sesuikan dengan type OS Windows yang Kamu gunakan. Selesai install, restart komputer dan coba buka kembali program CorelDraw-nya.

Install Ulang Driver Graphic Card Komputer

Jika solusi diatas belum membuahkan hasil, silakan lakukan Kamu install ulang driver graphic card yang Kamu gunakan. Sesuaikan driver graphic card Kamu apakah Intel, NVidia, atau AMD.

Untuk menginstall driver graphic card, Kamu bisa menggunakan tool otomatis baik itu online atau offline. Saya biasa menggunakan Driverpack Solution untuk menginstall seluruh driver komputer.

Seharusnya sekarang CorelDraw sudah bisa digunakan dan masalah Unable To Load VGCore sudah dapat diatasi. Jika masih gagal untuk membuka CorelDraw 2019, kemungkina lain sparepart komputer Kamu tidak mendukung. Solusinya, silakan coba turunkan versi CorelDraw-nya. Kamu bisa mencoba menginstall CorelDraw 2018, 2017, 2016, dan sebagainya.

Ok mungkin artikel Cara Mengatasi CorelDraw 2019 Unable To Load VGCore dicukupkan sekian. Semoga artikel ini ada manfaatnya …




sumber berita  : https://info-menarik.net/


D3 DAN D4 KEBIDANAN UAP GELAR PENGABMAS



 


PRINGSEWU (UAP) – Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, hal ini sangat penting sebagai wujud nyata aplikasi ilmu pengetahuan dalam bidang pelayanan kesehatan didalam komunitas masyarakat. Kegiatan Pengabdian masyarakat pada kesempatan ini telah dilakukan pada Senin (8/3) yang bertempat Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Way Nipah Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus.

Alhamdulillah kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian dosen D3 dan D4 Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) berjalan dengan lancar, sambutan hangat diberikan oleh Sahril Yani selaku Kepala Puskesmas Way Nipah Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus berserta staf dan jajarannya, dan ditutup dengan penandatanganan MoA.

Adapun kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian dosen D3 dan D4 Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) yaitu Pengaruh promosi kesehatan tentang MKJP terhadap peningkatan pengetahuan bidan tim penelitian terdiri dari Siti Rohani, SST., M.Kes, Rini Wahyuni, SST., M.Kes., Desi Kumalasari, M.Kes, sementara untuk pengabdian masyarakat Sosialisasi penggunaan diagram lingkar KB terhadap pengetahuan Bidan oleh Hellen Febriyanti, S.ST.,M.Kes., Eka Tri Wulandari, S.ST, M.Keb., Sosialisasi pijat endorphin dalam mengurangi kecemasan oleh Siti Maesaroh,SST., M.Kes., Riona Sanjaya, S.ST.,M.Tr.Keb ., Ani Kristianingsih, SST.M.Kes., Pemberdayaan kader posyandu dalam promosi keluarga berencana dan kontrasepsi oleh Yona Desni Sagita, S.ST.,M.Kes., Septika Yani Veronika, S.ST.M.Tr.Keb., Yetty Dwi Fara, S.ST., M.Tr.Keb. (*na)


BELAJAR TECHNOPRENEURSHIP LANGSUNG DARI SANG PAKAR

 PRINGSEWU (UAP) – Society 5.0 ditandai dengan digitalisasi yang bukan hanya di sektor industri, tetapi masuk kesegala aspek kehidupan manusia, mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu harus semakin adaptif dan selalu siap menghadapi era Society 5.0 ini.

Mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu perlu mendapatkan pembelajaran technopreneurship, karena mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu merupakan agen yang potensial dalam menciptakan invensi dan inovasi sehingga dapat diwujudkan dalam suatu usaha berbasis teknologi yang memiliki potensi ekonomi dan bisnis.

Untuk menumbuhkan Budaya Inovasi Technopreneur dan meningkatkan kemampuan technopreneurship dikalangan mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu melalui mata kuliah Technopreneurship yang diampu oleh Agustinus Eko Setiawan, S.Kom., M.Kom menggelar kuliah pakar secara daring via zoom meeting dan live streaming di YouTube UAP TV, yang menghadirkan narasumber A G Y Chief Executive Officer duitin.id, yang dipandu langsung oleh Agustinus Eko Setiawan, S.Kom., M.Kom selaku dosen pengampu mata kuliah Technopreneurship, Rabu (24/2).

Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu dalam sambutannya berharap, dengan diadakannya kuliah pakar technopreneurship ini yang akan disampaikan oleh Mas Agy, beliau sangat mengapresiasi dan berharap Mas Agy memberikan sebuah semangat, stimulus kepada mahasiswa mahasiswi kami, sehinga mahasiswa mahasiswi kami ini kedepan sebagai jalan untuk menjadi sukses, kegiatan-kegiatan entrepreneur, inovatif, kreatif, inovasi, improvnya tinggi. Setelah mengikuti ini, ini merupakan salah satu cara kita bisa membangkitkan semangat mahasiswa dalam mengarungi teknik informatika maupun teknik elektronika 3 sampai 4 tahun kedepan. Beliau juga menyampaikan, bahwa motto kami ditingkat Universitas Aisyah Pringsewu adalah Brave, Energetic, Dynamic, Accountable (BEDA), sedangkan ditingkat Fakultas Menuju Skill IT Praktis, slogannya gas tipis-tipis menuju skill IT praktis.

Begitu juga Kaprodi Teknik Informatika Universitas Aisyah Pringsewu Nur Aminudin, M.T.I dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk transfer of knowledge, kuliah pakar ini juga digunakan untuk memperkenalkan kode Mata Kuliah yang akan diselenggarakan pada semester IV, memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang materi MK Technopreneurship kepada para mahasiswa Teknik Informatika, menanamkan dan menyebar semangat digital technopreneurship, membangkitkan motivasi mahasiswa Teknik Informatika kewirausahaan berbasis Teknologi / Technopreneurship.

Dalam paparannya, A G Y Chief Executive Officer duitin.id selaku narasumber mengatakan, DUITIN itu Daur Ulang Itu Ini. Duitin secara besar memiliki misi sosial dan visi untuk negeri Indonesia. Misi sosial Duitin adalah meningkatkan taraf hidup dan berusaha menjaga bumi kita dari sampah yang dapat didaur ulang.

Beliau juga memperkenalkan Aplikasi Duitin Picker yang menghubungkan anda dengan Duitin Contributor yang akan menjadi pelanggan anda untuk memperoleh sampah daur ulang yang telah terpilah, lebih mudah, area kerja dengan cakupan luas dan waktu kerja yang menyenangkan.

Aplikasi Duitin Picker akan menemani anda dalam mencari nafkah dengan pengalaman yang menyenangkan. Anda tidak lagi bekerja tanpa mengetahui tujuan, karena dengan Duitin Picker semua sampah daur ulang akan diterima dengan mudah di ponsel Anda. Aplikasi Duitin Picker akan memberikan lokasi yang tepat, perkiraaan berat timbangan dan yang paling seru adalah, waktu pengambilan atau pembelian sampah daur ulang sudah pasti sesuai dengan permintaan Duitin Contributor. Seru kan?

Ceritakan ide kemanapun, jangan takut menceritakan ide kita, jangan takut ide kita diambil orang, karena dengan menceritakan ide kita kemanapun, kita akan mendapatkan ilmu serta masukkan dari semua pihak yang bermanfaat buat kita sendiri, intinya kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (creat new and different) melalui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang. (*na)

PELUANG TENAGA IT DI DUNIA INDUSTRI

 


PRINGSEWU (UAP) – Teknologi informasi (TI) atau istilah yang biasa kita sebut dengan teknologi informasi (TI) dalam hal apapun seringkali dikaitkan dengan peran teknologi dalam membantu kehidupan manusia menjadi lebih mudah. Misalnya peran menciptakan, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan atau menyebarkan informasi penting dalam kehidupan sehari-hari.

Semua orang yang hidup di zaman sekarang sedang bergerak menuju kehidupan masa depan. Dibandingkan dengan era digital saat ini, kehidupan seperti ini mungkin lebih kuat dan rumit. Ketika perkembangan teknologi informasi datang dan menyentuh organisasi, perusahaan, dan tempat kerja lainnya, perubahan akan terjadi secara eksponensial baik dari segi visi, proses, teknologi, budaya kerja, bahkan praktek kerja itu sendiri

Melihat peluang diera transisi perlu ilmu yang memadai, perubahan banyak peluang untuk membantu dalam memanfaatkan kesempatan. Terkait hal itu ILUMIK-IP (Alumni STMIK Insan Pembangunan) berkolaborasi dengan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menggelar webinar-18 pada Ahad (28/2) dengan topik Peluang Tenaga IT di Dunia Industri, selaku narasumber Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu Zulkifli, S.T., M.Kom.

Kegiatan webinar-18 ILUMIK-IP (Alumni STMIK Insan Pembangunan) berkolaborasi dengan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) tersebut dibuka oleh Ketua STMIK Insan Pembangunan Winanti, S.Kom., M.M., M.Kom.

Dalam sambutannya Ketua STMIK Insan Pembangunan Winanti, S.Kom., M.M., M.Kom. mengatakan, ucapan terima kasih kepada Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu Zulkifli, S.T., M.Kom yang berkenan menjadi narasumber webinar-18 ILUMIK-IP (Alumni STMIK Insan Pembangunan).

Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Aisyah Pringsewu Zulkifli, S.T., M.Kom sekaligus selaku narasumber mengatakan, jurusan IT, apapun itu, jurusan IT memiliki banyak prospek kerja yang baik diera digital ini. Setiap perusahaan pasti membutuhkan tenaga dan kemampuan jurusan IT, untuk menjalankan keseharian bisnisnya, misalnya saja terkait pembuatan website perusahaan, membangun jaringan komputer dan membuat software dan aplikasi.

Kebutuhan IT sangat luar biasa, keuntungan kuliah di Jurusan IT merupakan jurusan sepanjang masa, berpeluang kerja diperusahaan internasional, bisa membuka lapangan kerja sendiri, dibutuhkan dibanyak tempat. Beliau menegaskan kluster dunia kerja IT di Pemerintah, Industri, Pendidikan, UKM/UMKM, BUMN/BUMD dll.

Beliau berharap, manfaatkan kesempatan yang ada, pekerjaan IT yang paling dicari dan diperlukan di Indonesia Front End Developer, Back End Developer, Full Stack Engineer, Android Developer, Data Scientist. (*na)



SUMBER BERITA : https://www.aisyahuniversity.ac.id

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

 

Sebagai pengguna smartphone, internet, laptop dan sebagainya, kita tentu telah dibuat cukup familiar dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam perjalanannya, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi.

TIK mencakup dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

Istilah TIK sendiri muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20.

Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21, TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

Perkembangan ilmu pengetahuan dari masa ke masa tak dimungkiri telah menimbulkan adanya perubahan yang signifikan pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini dapat dilihat dari dua masa, yaitu pada awal masa sejarah dan pada Era modern.

Perkembangan teknologi informasi pada masa prasejarah dimulai dari tahun 3000SM yang pada saat itu ditemukan tulisan untuk pertama kalinya oleh bangsa Sumeria. Sementara pada era modern perkembangan pertama teknologi informasi dimulai dengan adanya media cetak, yaitu surat kabar atau yang sering disebut dengan koran melai media ini manusia mulai dengan lebih mudah mengakses bebagai informasi dari belahan dunia.

Sejarah Perkembangan TIK

Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama adalah temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global.

Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, perkembangan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) ditandai dengan sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an.

Komputer elektronik, juga sebagai wujud perkembangan TIK, beroperasi prtama kali pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957.

Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang.


komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai sekarang.

Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital.

Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri.

Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia.



Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

SDC LUNCURKAN MAJALAH WIYATA EUNIOA

IMG-2021-MAJALAH

SDC LUNCURKAN MAJALAH WIYATA EUNIOA

PRINGSEWU (UAP) – Kamis (25/02), Wakil Rektor III Universitas Aisyah Pringsewu Dian Arif Wahyudi.,S.Kep.,NS.,MAN meresmikan majalah Wiyata Eunioa. Peresmian majalah kemahasiswaan Universitas Aisyah Pringsewu ini didampingi Dewi Damayanti Abdul Karim, M.S.Farm selaku Pembina dari UKM Student Development Center (SDC) serta beberapa perwakilan pengurus dari UKM SDC. Peresmian ini ditandai dengan pembagian cetakan pertama majalah Wiyata Eunioa oleh Dian Arif Wahyudi.,S.Kep.,NS.,MAN.

Majalah WIYATA EUNIOA adalah majalah pertama yang diterbitkan oleh UKM Student Development Center (SDC) Universitas Aisyah Pringsewu dan sekaligus menjadi majalah pertama dari Universitas Aisyah Pringsewu. SDC sendiri merupakan UKM Bidang Penalaran yang fokus dalam dunia tulis-menulis dan public speaking di mana mahasiswa dibimbing untuk dapat mengembangkan minat menulis dan berkomunikasi yang baik.

Majalah Wiyata Eunioa disamping sebagai sarana media informasi dan komunikasi yang interaktif antar mahasiswa dan pihak kampus, Wiyata Eunioa, juga merupakan media dokumentasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh pelaku kemahasiswaan mulai dari Perhimpunan Mahasiswa, Beasiswa, Kantor Urusan Internasional, Konseling, dan banyak kegiatan kemahasiswaan lainnya.

Tampilan Rubrik “Dosen Inspiratif” dalam majalah Wiyata Eunioa

Tidak hanya menyajikan informasi terkini tentang Universitas Aisyah Pringsewu, Majalah Wiyata Eunioa juga menyajikan kisah inspiratif dan berprestasi mengenai biografi dosen, civitas, dan mahasiswa UAP yang dapat kita ambil ilmu dari setiap perjalanan yang mereka tempuh. Dan yang pastinya ada puisi dan cerpen yang dibuat oleh tim SDC dan mahasiswa UAP yang tak kalah menarik untuk dibaca.

Harapannya, dengan adanya majalah Wiyata Eunioa diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan menulis para mahasiswa, dan semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa agar dapat menyalurkan melalui minat dan bakatnya serta menjadi media promosi Universitas Aisyah Pringsewu (*na)

Sc

Followers